Dibalik Kedatangan Wakil Presiden Amerika Serikat ke Indonesia

Wakil Presiden Amerika Serikat mengunjungi Negara Indonesia sebagai bagian dari Tur Asia-nya. Indonesia merupakan negara ketiga yang dikunjungi setelah Korea Selatan dan Jepang. Kunjungan Wapres Amerika Serikat Mike Pence merupakan kunjungan pertama oleh perwakilan pemerintahan Donald Trump ke Indonesia. Hal ini bisa jadi merupakan sinyal bahwa pentingnya peranan Indonesia dalam politik luar negeri pemerintahan Donald Trump.

Namun sebenarnya apa yang memotivasi wakil presiden Amerika Serikat untuk mengunjungi Indonesia?

Berdasarkan sinyal-sinyal yang dikirimkan oleh Pence, kunjungan ini sangat kental dengan kepentingan Amerika Serikat untuk memperbaiki kondisi defisit perdagangan AS dengan negara-negara di dunia. Seperti yang kita ketahui, Indonesia adalah salah satu dari 16 negara yang sedang disorot pemerintahan Amerika Serikat, karena neraca perdagangan AS-Indonesia menunjukkan angka defisit bagi AS. Kunjungan ke Indonesia ini dilakukan Mike Pence untuk meringankan langkah perusahaan-perusahaan AS yang ingin berbisnis di Indonesia. Hal ini menjadi salah satu target ekonomi pemerintahan Presiden Donald Trump yang fokus pada negara-negara yang memiliki surplus perdagangan dengan AS.

Washington juga menegaskan kunjungan Wakil Presiden Mike Pence ke Indonesia adalah upaya mendorong kemitraan strategis antara negara demokrasi terbesar kedua dan ketiga dunia. Selain itu, kunjungan ini juga dilakukan karena kedua negara merupakan mitra alami, baik dalam hal hubungan bilateral atau dalam hal menanggulangi tantangan regional dan prioritas global seperti masalah konservasi lingkungan, dan pemeliharaan perdamaian dan keamanan.

Lantas, Apa saja hasil dari Kunjungan Diplomatik yang dilakukan oleh Mike Pence?

Kunjungan diplomatik yang dibahas oleh Mike Pence tersebut membahas kerja sama investasi bilateral, pertahanan regional, dan anti-terorisme. Meski tidak merinci, Pence mengatakan Indonesia dan AS berkomitmen untuk meningkatkan kemitraan bidang pertahanan yang lebih kuat. Selain itu, AS juga akan mempromosikan dialog diplomatik damai untuk mengatasi masalah-masalah yang menjadi perhatian regional dan global. Wakil Presiden Amerika Serikat, Michael Richard Pence menegaskan komitmen negaranya bekerja sama dengan Indonesia, salah satunya soal memerangi terorisme. Dia menilai Indonesia sebagai salah satu mitra pertahanan yang paling tua dan erat. Pence menyatakan kemitraan bidang pertahanan yang lebih kuat akan bermanfaat dalam menghadapi ancaman keamanan saat ini.

Terkait kerja sama investasi, Presiden Jokowi mengatakan bahwa dalam satu bulan ke depan akan dibuat tim yang akan menyusun secara teknis hubungan kerja sama kedua negara yang saling menguntungkan. Kerjasama saling menguntungkan ini diharapkan dapat meningkatkan neraca perdagangan Indonesia dan nilai investasi AS ke Indonesia.

Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) Mike Pence dan delegasinya juga bertemu dengan para pengusaha dan perusahaan-perusahaan nasional saat business forum di Jakarta. Hasilnya, beberapa perusahaan asal Indonesia menandatangani kontrak kerja sama dengan total nilai 10 miliar dollar AS atau setara dengan Rp 130 triliun (asumsi rupiah Rp 13.000 per dollar AS) dengan perusahaan-perusahaan AS. Terdapat 11 kesepakatan yang telah ditandatangani. Exxon Mobil, General Electric, dan raksasa kedirgantaraan Lockheed Martin termasuk di antara perusahaan AS yang terlibat dalam kesepakatan tersebut.

 

(Irmayanti, Ketua Divisi Kajian KOPI FEB Unpad)

 

Sumber :

http://www.bbc.com/indonesia/indonesia-39651273

http://www.dw.com/id/mike-pence-umumkan-transaksi-us-10-miliar-dalam-kunjungan-di-indonesia/a-38528142

http://www.netralitas.com/editorial/read/24611/peranan-kita-dan-kunjungan-mike-pence

http://nasional.kontan.co.id/news/ri-as-ingin-perkuat-kerjasama-keamanan

http://www.dw.com/id/kunjungan-mike-pence-meningkatkan-kemitraan-dua-negara-demokrasi-terbesar-dunia/a-38411325

http://global.liputan6.com/read/2917271/ini-alasan-donald-trump-kirim-wapres-mike-pence-ke-indonesia

http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2017/04/21/215848226/kesepakatan.indonesia.-.as.capai.10.miliar.dollar.as