Anies – Sandi Menang, Bagaimana Nasib Ibu kota Lima Tahun Ke depan?

Gegap gempita pesta demokrasi di Jakarta akhirnya sampai pada puncaknya, dengan memunculkan pasangan calon nomor urut 3, Anies Rasyid Baswedan dan Sandiaga Salahuddin Uno(Anies-Sandi) sebagaipemenang. Mereka mengungguli pasangan incumbent Basuki Tjahaya Purnama dan Djarot Saiful Hidayat(Ahok-Djarot).Berdasarkan hasil hitung TPS (Form C1) Provinsi DKI Jakarta yang dimuatdalam website KPU, paslon 2 Ahok-Djarot memperoleh 42,05% sedangkan Anies-Sandi unggul cukup jauh dengan 57,95%.Dengan kemenangan pasangan nomor urut tiga ini, lantas bagaimanakah nasib ibu kota selama lima tahun ke depan?

Program Anies-Sandi

Selam masa kampanye, paling tidak terdapat 23 janji yang diucapkan oleh Anies-Sandi jika keduanya terpilih memimpin ibu kota. Namun dari banyaknya janji tersebut, yang menjadi program unggulan diantaranya adalah DP rumah Nol Rupiah, OK OCE, dan KJP serta KJP Plus.

  1. DP Rumah Nol Rupiah

Program DP nolrupiah adalah salah satu upaya mewujudkan affordable housing (hunian yang terjangkau) sebagai salah satu kebutuhan pokok warga Jakarta. Sasaran program ini yaitu pada warga kelas menengah kebawah, dengan penghasilan maksimal 7 juta. Program ini bertujuan agar pasar properti bisa menjangkau warga menengah ke bawah yang keberatan dengan aturan Down Payment 20-30 persen.

DP rumah nol rupiah ini sebenarnya masih menjadi perdebatan di kalangan ekonom maupun politisi, banyak yang berpendapat bahwa ini tidak realistis. Pakar tata kota dan wilayah, Marco Kusumawijaya mengatakan bahwa program ini adalah yang terberat karena sebelumnya tidak ada calon gubernur yang menjanjikan program tersebut.

Tapi pihak Anies-Sandi bakal mendapat halangan dari Bank Indonesia. Program batas minimal DP, sebenarnya sudah diatur dalam aturan Loan to Value (LTV) atau uang muka Kredit Pemilikan Rumah (KPR), uang muka yang harus dibayarkan dari jenis rumah yang diakusisi, minimal 15 persen. BI mempunyai tujuan mengapa ada pengaturan DP. Salah satunya adalah untuk mencegah timbulnya bubble di industri properti. Seperti kejadian di Amerika Serikat pada 2007 hingga 2008. Kredit dengan DP rendah mempunyai rasio kredit macet yang tinggi. Alhasil bank harus menarik kembali barang yang telah dikreditkan. Namun barang itu secara nilai turun karena sudah merupakan barang bekas.

  1. OK OCE

One Kecamatan One Center of Enterpreneurship, program baru andalan Anies-Sandi. Program ini dilatarbelakangi oleh kurangnya lapangan pekerjaan dan tingginya angka pengangguran di ibukota. Gerakan melahirkan 200.000 pengusaha baru, dengan membangun 44 Pos Pengembangan Kewirausahaan Warga, di setiap kecamatan. Program ini dapat diikuti seluruh warga Jakarta, termasuk Pekerja Harian Lepas (PHL) Provinsi.

Adapun fokus dari program tersebut berpatok padalima hal yaitu pertama, pemberian modal dan pendampingan usaha. Kedua, pelatihan oleh pengusaha suksesyaitu pembangunan SDM melalui pendampingan (mentoring).Ketiga, garansi inovasi bekerjasama dengan swasta. Keempat, lulusan SMK langsung dapat kerja. Kelima, kredit khusus untuk ibu-ibu.

  1. KJP Plus

Mungkin ini satu diantara sedikit program gubernur terdahulu yang tidak akan dihapus Anies-Sandi, tetapi ditingkatkan. Anies dan Sandi akan merevisi dan memperluas manfaat Kartu Jakarta Pintar dalam bentuk Kartu Jakarta Pintar Plus untuk semua anak usia sekolah (6-21 tahun), yang juga dapat digunakan untuk Kelompok Belajar Paket A, B dan C, pendidikan madrasah, pondok pesantren dan kursus keterampilan serta dilengkapi dengan bantuan tunai untuk keluarga tidak mampu.Secara garis besar perbedaan antara KJP milik Ahok dan KJP Plus Anies yaitu dapat diuangkan dan sasarannya ke anak usia sekolah yang tidak mengenyam bangku sekolah.

Jakarta akan seperti apa lima tahun kedepan? Tampaknya terlalu dini untuk menilainya, sebab Anies-Sandi belum bekerja. Beri waktu, biarkan mereka mempersiapkan dan melaksanakan program yang telah disusun demi kemajuan ibukota, dan merealisasikan janji selama kampanye. Beri kepercayaan, karena mereka adalah gubernur terbaik pilihan rakyat Jakarta saat ini. Tetapi kawal kinerjanya agar tetap pada garis merah memajukan Jakarta dan berpihak pada seluruh rakyat Jakarta.

(Baharudin Erwin Ariyanto, Staf Divisi Kajian KOPI FEB Unpad)

 

Sumber :

https://pilkada2017.kpu.go.id/hasil/2/t1/dki_jakarta. Diakses pada 23 April 2017

http://www.bbc.com/indonesia/indonesia-39639485. Diakses pada 24 April 2017

https://news.detik.com/berita/d-3341915/23-janji-anies-baswedan-sandiaga-uno-kjp-plus-sampai-setop-reklamasi. Diakses pada 24 April 2017

http://nasional.republika.co.id/berita/nasional/pilkada/17/04/23/ootxla365-program-dp-nol-rupiah-tantangan-terberat-aniessandi. Diakses pada 25 April 2017

http://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20170420121435-78-208897/nasib-dp-rumah-nol-rupiah-anies–sandi-ada-di-tangan-bi/. Diakses pada 25 April 2017

http://suarajakarta.co/news/pemilu/apa-itu-program-ok-oce-anies-sandi-ini-penjelasannya/.

Diakses pada 25 April 2017

https://metro.sindonews.com/read/1191153/171/ini-rincian-kjp-plus-program-andalan-anies-sandi-1490321905. Diakses pada 25 April 2017