CERMIS TAMAN SATU POHON: YANG DIAM-DIAM MENGHANTUI KITA

Namaku Ilham, aku lahir dan dibesarkan di sebuah keluarga yang sederhana di daerah asalku. Berkuliah di Unpad merupakan cita-cita yang aku dan orangtuaku dambakan sejak dulu.

Pada suatu siang yang terik, ketika melangkah pulang, aku mulai merasakan sesuatu yang janggal. Langkah ku mulai terusik karena ada sesosok yang tidak kuketahui asalnya terlihat seperti mengintaiku.

Dok. KOPI FEB UNPAD

Mereka mengintai tidak hanya dari tempat tertutup, melainkan juga dari tempat terbuka.

Dari sedikit menjadi bukit, mereka datang dijemput namun pulang tak diantar.

Dok. KOPI FEB UNPAD

Mereka sulit sekali hilang karena setiap diusir, keesokan harinya mereka pasti datang lagi.

Yang lebih menyeramkan, mereka tidak pergi ketika kurapalakan doa-doa pengusir setan.

Tentu saja…

…. Karena mereka bukan setan!!!

Mereka adalah sampah yang kehadirannya membawa keresahan karena menimbulkan suasana jorok dan kotor.

Dok. KOPI FEB UNPAD

Namun, mereka punya titik lemah dengan cara mengurangi konsumsi plastik atau seminimal mungkin mengantongi sampah kita sendiri sampai ditemukan tempat sampah.

Membiasakan memang sulit, tapi aku berjanji mulai hari ini aku ingin mewujudkan salah satu dari apa yang selama ini aku dapatkan dari mulai Prabu, P+, hingga ospek jurusanku: penanaman nilai-nilai kepedulian terhadap sesama maupun lingkungan.

Dimulai dari diri sendiri, yuk jaga lingkungan!

Cerita ini bukanlah fiktif belaka. Namun, jika ada kesamaan nama dan tokoh, itu hanyalah kebetulan semata.

Bonus:
SK Rektor tentang Kawasan Tanpa Rokok Unpad yang tidak diketahui dibuat dan ditempel oleh siapa.

Dok. KOPI FEB UNPAD

Kontributor:
Muhammad Ibnu Faisal
Farhan Muhammad N
Ghazali Faza Razaka
Muhammad Ghulam M
Ghita Aulia Hidayat

#KabarFakultas #NetralBersuaraKritisBerbudaya